Tradisi Nglimani adalah prosesi selamatan yang dilaksanakan pada umur kandungan lima bulan pada waktu sore hari.
Upacara ini dihadiri oleh si ibu, dukun, para pinisepuh, kerabat, tetangga terdekat dan keluarga. Upacara selamatan dimulai dengan pembacaan doa dan para hadirin duduk dalam satu lingkaran mengelilingi makanan. Memohon keselamatan baik untuk si anak
maupun ibunya (orang tuanya)
Golongan bangsawan :
Tumpeng Robyong, Nasi Kebuli, Nasi Punar, Uler-Uleran, Ketan Moncowarno, Rujak Crobo, Tikar Pontang Dan Seekor Kerbau
Golongan rakyat biasa :
Nasi Gudangan, Nasi Ambengan, Nasi Biasa Dengan Lauk Serundeng, Tempe, Bakmi Dan Jajan Pasar.
Terdapat makanan pantangan yaitu nanas muda, buah maja, ikan kali dan kepiting.
