Menurut mitos yang berkembang secara lisan dan turun temurun, dahulu keempat tokoh Punokawan membawa puncak gunung Merapi ke arah Selatan. Sampai di suatu tempat (sekarang padukuhan Berjo) pikulan gunung tersebut patah dan terbentuklah Gunung Berjo. Di puncak gunung Berjo juga terdapat makam yang diyakini milik Raden Ayu Tolak Bronto, adik dari Raden Mas Jaka Pekik.
Pantangan yang berlaku di padukuhan Berjo yaitu mengadakan pertunjukan wayang. Bila hal itu dilanggar, diyakini akan terjadi bencana di padukuhan tersebut sehingga hingga kini masyarakat tidak berani nanggap wayang.
