PKK Sidoluhur kembali mengadakan program rutin setiap jumat atau sering disebut Jumat Berkah Sidoluhur (Jabur). Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk membagikan bantuan paket makanan kepada mereka yang membutuhkan. Pada Jumat kemarin, 31 Januari 2025 tim jabur membagikan 31 paket bahan makanan diperuntukkan bagi warga Sidoluhur yang kurang mampu.
Sumber dana kegiatan Jabur ini berasal dari sumbangan atau donasi warga masyarakat Sidoluhur. Setiap padukuhan mempunyai kader yang siap untuk menampung dan menyalurkan sumbangan tersebut baik berupa bahan makanan, sembako dan lain-lain. Kader juga mempromosikan donasi melalui media sosial seperti Whatsapp dan lain sebagainya.
Sumbangan dari para donatur tersebut dikumpulkan di Balai Kalurahan Sidoluhur dan didata mengenai jumlah sumbangan dan sasaran penerima, tim jabur akan membuat paket-paket dengan komposisi yang proporsional. Setelah paket siap, kader akan membagi paket-paket tersebut sesuai sasaran penerima yang telah disepakati bersama.
Jumat pekan ini Tim JABUR mendapat kunjungan dari Kapolsek Godean Kompol Suranto, S.H. M.H. yang didampingi Bhabinkamtibmas Sidoluhur, Aiptu Tahyadi.
_________________________________
#KalurahanSidoluhur
#KapanewonGodean
#KabupatenSleman
#PemerintahKalurahanSidoluhur

artikel mengenai kegiatan “Jumat Berkah” pembagian jabur (makanan/snack ringan) di Kalurahan Sidoluhur ini menyoroti fenomena perilaku prososial (prosocial behavior), pemenuhan kebutuhan relasional, dan penguatan kesejahteraan subjektif (subjective well-being).
Secara teori psikologi sosial, kegiatan berbagi makanan seperti “Jumat Berkah” merupakan bentuk nyata dari perilaku prososial yang didorong oleh altruisme dan empati. Ketika aparatur pemerintah atau komunitas lokal menginisiasi gerakan ini, terjadi aktivasi emosi positif yang bersifat menular (emotional contagion). Bagi penerima, tindakan sederhana berupa pemberian jabur memicu rasa dihargai dan dirawat (feeling cared for), yang berkontribusi langsung pada penurunan tingkat stres harian. Sementara bagi pemberi, tindakan ini mengaktifkan fenomena psikologis yang dikenal sebagai “warm-glow effect”, yaitu munculnya kepuasan batin dan perasaan bahagia yang autentik setelah membantu atau menyenangkan orang lain.