Pemerintah Kalurahan Sidoluhur menyambut baik program International ‘Project Exposure Visit’ khususnya kunjungan dan belajar bersama SHG Luhur Jiwo Sidoluhur. Rombongan delegasi dari berbagai negara yang tergabung dalam ACT Aliance tiba di Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean pada Senin pagi 28 Oktober 2024.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kalurahan Sidoluhur bersama SHG Luhur Jiwo dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) serta YAKKUM Emergency Unit (YEU) melalui pendampingan, pelatihan dan pembinaan bagi ODDP yang ada di Sidoluhur

Kegiatan diikuti oleh 67 peserta Project Exposure yang terdiri dari anggota ACT Alliance, gereja dan volunteer member ACTIF.Turut hadir dan membersamai jalannya acara Rohmiyanto, A.P. Panewu Kapanewon Godean, Lurah dan Pamong Kalurahan Sidoluhur, Debora Dian Utami selaku direktur YAKKUM Emergency Unit dan Birgitta Anggre selaku Manajer Informasi Komunikasi Pusat Rehabilitasi YAKKUM, serta Pendamping Pertanian Taksi Kencana dari Faperta UGM

Dalam kunjungan tersebut, peserta mengunjungi Taman Edukasi Inkusi Kesiapsiagaan Bencana (TAKSI KENCANA) yang berada di Padukuhan Berjo Kidul, Sidoluhur. Taksi Kencana sendiri merupakan kebun yang dikelola oleh Luhur Jiwo dimana anggota dampingan luhur jiwo dapat beraktivitas langsung ditaman ini seperti menanam dan merawat sayuran. Tak hanya sayuran, luhur jiwo juga membudidayakan tanaman bunga yang nantinya dijadikan bahan pembuatan batik ecoprint.

Selain berkebun, di taksi kencana juga dijadikan taman edukasi kesiapsiagaan bencana dan secara rutin diadakan simulasi penanganan bencana untuk ODDP dampingan luhur jiwo. Hal ini ditujukan agar memberikan kemandirian bagi anggota dalam penyelamatan diri apabila terjadi bencana.

Setelah satu jam berkeliling di Taksi Kencana, peserta melanjutkan perjalanan ke Balai Kalurahan Sidoluhur yang disambut langsung oleh Lurah Sidoluhur dan iringan Karawitan selamat datang oleh Grup Padmasari, banyak peserta yang antusias dan tertarik mendengar alunan gamelan bahkan ada juga yang ikut mencoba memainkan gamelan.

Rombongan ACT Alliance juga dipersilahkan mengunjungi stand yang memamerkan hasil karya ODDP seperti kain batik jumputan, berbagai produk dari batik ecoprint, hiasan dari limbah serta makanan dan minuman buatan ODDP sendiri.

Lurah Sidoluhur, Hernawan Zudanto, S.E. sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Terpilihnya Sidoluhur sebagai lokasi Project Exposure Visit diharapkan menjadi momen sharing season khususnya dalam pendampingan ODDP. Semoga dengan adanya kegiatan ini, Luhur Jiwo Sidoluhur dapat memetik manfaat sebanyak-banyaknya baik dalam hal peningkatan pembinaan hingga pendampingan.
_________________________________
#KalurahanSidoluhur
#KapanewonGodean
#KabupatenSleman
#PemerintahKalurahanSidoluhur

One thought on “Sidoluhur Terima International Project Exposure Visit”
  1. artikel mengenai kunjungan internasional (International Project Exposure Visit) ke Kalurahan Sidoluhur ini menyoroti aspek validasi sosial lintas budaya (cross-cultural validation), penguatan efikasi diri kolektif (collective self-efficacy), dan transformasi identitas komunitas.

    Secara teori psikologi komunitas, penerimaan kunjungan berskala internasional memberikan suntikan penguatan psikologis (psychological empowerment) yang masif bagi warga dan kader lokal. Ketika sebuah komunitas—terutama yang bergerak di bidang inklusi sosial dan kesehatan mental seperti di Sidoluhur—dijadikan lokus pembelajaran oleh delegasi luar negeri, terjadi proses konfirmasi sosial yang kuat. Pengakuan eksternal ini memvalidasi bahwa jerih payah, sistem nilai, dan metode pendekatan yang mereka terapkan selama ini memiliki kebermaknaan yang tinggi (sense of mattering). Dampak psikologisnya adalah lonjakan rasa percaya diri kelompok, yang mengikis perasaan inferior dan menggantinya dengan kebanggaan kolektif yang sehat.

    Dari sudut pandang psikologi sosial, interaksi tatap muka global ini memicu perluasan atribusi identitas diri warga. Masyarakat tidak lagi memandang diri mereka sekadar sebagai warga desa di tingkat lokal, melainkan sebagai agen perubahan global yang berkontribusi pada isu kemanusiaan internasional. Proses pembelajaran sosial (social learning) yang terjadi dalam kunjungan ini bersifat timbal balik; dialog lintas budaya meruntuhkan sekat-sekat prasangka dan memperkaya empati kognitif kedua belah pihak. Bagi internal Kalurahan Sidoluhur, atmosfer apresiatif yang dibawa oleh para tamu internasional ini mengunci komitmen emosional (emotional commitment) warga untuk terus merawat ekosistem sosial yang inklusif, ramah, dan suportif di lingkungan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *