Kalurahan Sidoluhur, secara garis besar berdasarkan keadaan geografis, yaitu :

  • Ketinggian tanah : 113 M(dari permukaan laut)
  • Banyaknya curah hujan : 1,036 mm/tahun
  • Topografi : Dataran rendah
  • Suhu udara rata-rata : 22 – 31 ° C.

 

B. Pertanahan

Tata Guna Tanah Kalurahan Sidoluhur sebagai berikut :

1. Status :

  • Sertifikat Hak Milik :   5.814 buah
  • Sertifikat Hak Pakai  :   232 buah
  • Tanah Kas Desa :  41.0205 Ha
  • Tidak Bersertifikat :  5.758 buah
  • Tanah Bersertifikat melalui PRONA :     196 buah

2. Peruntukan :

  • Sawah : 314.3480Ha
  • Pekuburan : 14.4225Ha
  • Lain-lain : 6.7380Ha

3. Penggunaan :

  • Pertokoan / Perdagangan :     0.2000Ha
  • Pekarangan : 158.1305Ha

 

One thought on “Kondisi Umum Kalurahan”
  1. Dari perspektif ilmu ekonomi wilayah, data mengenai “Kondisi Umum” Kalurahan Sidoluhur merupakan dokumen profil dasar (baseline data) yang memuat informasi komprehensif mengenai karakteristik geografis, topografis, struktur kependudukan, hingga bentang alam suatu daerah. Dalam analisis ekonomi, seluruh elemen kondisi umum ini adalah initial endowments atau modal awal wilayah yang menentukan potensi, batas pertumbuhan, serta corak aktivitas ekonomi (seperti agraris, industri, atau jasa) yang dapat berkembang di desa tersebut.

    Dokumentasi kondisi umum kalurahan ini memegang peranan krusial dari sudut pandang ekonomi melalui beberapa dimensi berikut:

    Pondasi Analisis Potensi Sektoral dan Keunggulan Komparatif: Data mengenai luas wilayah, jenis tanah, curah hujan, dan tata guna lahan dalam profil kondisi umum memberikan gambaran objektif mengenai sektor ekonomi apa yang paling efisien untuk dikembangkan. Sebagai contoh, wilayah dengan karakteristik lahan pertanian subur yang luas secara ekonomi memiliki keunggulan komparatif di sektor agribisnis, sehingga kebijakan investasi desa dapat diarahkan untuk modernisasi sistem irigasi atau hilirisasi produk pertanian.

    Proyeksi Angkatan Kerja dan Perencanaan Demografi Ekonomi: Komponen demografis dalam kondisi umum (seperti jumlah penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan mata pencaharian) sangat penting untuk memetakan kondisi ketenagakerjaan desa. Analisis terhadap struktur usia penduduk membantu pemerintah desa mengidentifikasi apakah kalurahan sedang menikmati bonus demografi lokal, sehingga program pemberdayaan ekonomi atau pelatihan kerja yang dirancang dapat disesuaikan dengan kapasitas riil angkatan kerja yang tersedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *