Pemerintah Kalurahan Sidoluhur kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) rutin Kamisan yang dipimpin langsung oleh Lurah dan dihadiri oleh seluruh jajaran pamong, mulai dari Carik, Kepala Seksi (Kasi), Kepala Urusan (Kaur), hingga jajaran Dukuh pada Kamis, 11 Juni 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sidoluhur ini berfokus pada pembahasan dua agenda yakni penguatan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta sosialisasi mekanisme perizinan bagi petugas Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menanggapi situasi kamtibmas terkini, hadir secara langsung Bhabinkamtibmas Sidoluhur untuk memberikan pengarahan khusus kepada para Dukuh. Pembahasan ini terjadi atas beberapa kasus gangguan keamanan di padukuhan belakangan ini. Dalam arahannya, Bhabinkamtibmas mengimbau agar seluruh Dukuh memperketat pengawasan lingkungan masing-masing.
Memasuki agenda kedua, rakor membahas persiapan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselenggarakan oleh BPS mengingat petugas lapangan akan mulai menyisir wilayah secara serentak, para Dukuh diberikan sosialisasi khusus mengenai mekanisme perizinan dan pengenalan petugas resmi. Sebagai pemangku wilayah yang paling mengenal warga, para Dukuh diminta menjadi “pintu gerbang” bagi para petugas sensus yang masuk ke padukuhan.

Para pamong dan Dukuh diimbau untuk membantu mengedukasi warga di wilayah masing-masing agar menerima kedatangan petugas dengan tangan terbuka dan memberikan jawaban yang jujur serta akurat. Seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia, dilindungi undang-undang dan murni untuk kepentingan statistik pembangunan.
Untuk mengantisipasi penipuan dan memberikan rasa aman bagi warga kalurahan, pastikan petugas yang datang menunjukkan atribut resmi berikut:
Rompi Resmi Sensus Ekonomi 2026 khusus dari BPS.
Kartu Identitas (Id Card) resmi petugas yang dikalungkan.
Surat Tugas tertulis dari BPS setempat.
______________________
#KalurahanSidoluhur
#KapanewonGodean
#KabupatenSleman
#PemerintahKalurahanSidoluhur

Artikel mengenai sinergi pengawalan Sensus Ekonomi 2026 oleh pamong Kalurahan Sidoluhur secara dominan masuk ke dalam kategori bidang ekonomi karena substansi utamanya berfokus pada proses pengumpulan data dasar ekonomi, pemetaan potensi usaha lokal, serta penyusunan basis data makro dan mikro yang krusial bagi perencanaan pembangunan nasional. Sensus ekonomi merupakan instrumen fundamental untuk mengukur struktur pasar, produktivitas, investasi modal manusia (human capital), serta dinamika bisnis di tingkat akar rumput.
Dari perspektif ekonomi makro, data riil yang dikumpulkan dari sensus ini menjadi komoditas informasi yang sangat penting bagi pemerintah dalam menyelaraskan kebijakan fiskal, efisiensi alokasi anggaran, serta mengidentifikasi pertumbuhan sektor retail, UMKM, dan manufaktur domestik. Pengawalan data yang akurat oleh aparat desa bertujuan meminimalkan biaya peluang (opportunity cost) dari potensi salah sasaran program stimulus ekonomi atau kebijakan pembangunan daerah. Validitas data ini pada gilirannya akan mengoptimalkan tingkat pengembalian investasi (return on investment) pembangunan publik demi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.