Diskripsi
Penggabungan 3 Kalurahan menjadi 1 yaitu Kalurahan Berjo, Tebon dan Krajan yang sekarang menjadi Kalurahan Peristiwa itu terjadi pada tanggal 19 April 1948. Kegiatan tersebut dimulai dari ziarah kubur di pusara Lurah pertamakali menjabat dan pamong dilanjutkan dengan kenduri doa bersama dan kegiatan pentas seni kirab buadaya dengan gunungan hasil pertanian dan peserta mengenakan busana adat jawa
Tujuan
Upacara ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan doa untuk keslamatan, kesehatan, kelancaran kemakmuran di tahun mendatang, memperingati hari jadi / Hadeging Kalurahan Sidoluhur sebagai sarana melestarikan adat tradisi jawa sekaligus apresiasi seni dan mendoakan pamong-pamong yang sudah mendahului.
Pelaksaana
Pemerintah Kalurahan, PKK, Karangtaruna pengurus Desa Budaya dengan partisipan masyarakat Kalurahan Sidoluhur.
Bentuk Sarana dan Prasarana
Nasi kenduri, Ubarampe / Sajian / Sajen berupa makanan, Tumpeng nasi kuning beserta lauknya, tumpeng nasi wuduk / gurih, pisang sanggan, jajan pasar, Ingkung, bunga, ratus/ wewangian, dan berbagai minuman.
