Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimbingan Teknis Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan dari Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM) betempat di Ruang Pertemuan Kalurahan Sidoluhur

Bimtek Pendampingan ini telah dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 21-22 Oktober 2024 setelah sebelumnya dilaksanakan In Class pada tanggal 14-15 Oktober 2024 bertempat di Hotel Grand Serela Yogyakarta dengan diikuti oleh 25 UMKM di wilayah Sidoluhur yang telah tergabung dalam Forkom UMKM Sidoluhur.

Lurah Sidoluhur, Hernawan Zudanto, S.E. dalam sambutanya mengapresiasi atas partisipasi dari anggota Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kalurahan Sidoluhur yang sudah ikut dalam pelatihan Teknologi Pengolahan Dan Pengawetan Pangan untuk UMKM (PUPM) di wilayah Sidoluhur. Diharapkan setelah dilaksanakannya bimtek ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan usaha mikro kecil dan menengah, menciptakan UMKM yang tangguh, inovatif, dan kompetitif di era digital

Pemerintah Kalurahan Sidoluhur sangat mendukung UMKM Sidoluhur diantaranya dengan memberikan fasilitasi perizinan usaha yang mudah dan cepat disamping itu juga dengan pemasaran produk lokal di acara-acara Kalurahan, sarana promosi (website) dan Fasilitas ruang usaha bersama bagi pelaku usaha yang telah bergabung dalam Forkom UMKM

Peserta Bimtek mengaku senang dan mengucapkan terimakasih. Bimtek ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru dalam menajemen usaha dan pembelajaran mengenai pengemasan, semoga acara Bimtek seperti ini bisa terus diadakan untuk membantu pengetahuan dan pengembangan UMKM di kawasan Sidoluhut
_________________________________
#KalurahanSidoluhur
#KapanewonGodean
#KabupatenSleman
#PemerintahKalurahanSidoluhur

One thought on “Bimtek Pengawetan dan Olahan Pangan bagi UMKM”
  1. artikel mengenai Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawetan dan Olahan Pangan bagi UMKM di Kalurahan Sidoluhur ini menyoroti aspek peningkatan nilai tambah (value added), perpanjangan siklus hidup produk (product life cycle), dan penguatan daya saing industri mikro.

    Secara teori ekonomi produksi, pelatihan teknik pengawetan dan pengolahan pangan merupakan investasi pada modal manusia (human capital investment) yang bertujuan untuk mengubah struktur biaya dan nilai suatu produk. UMKM pangan sering kali terkendala oleh masalah komoditas mentah yang cepat rusak (perishable goods), yang memaksa mereka menjual produk dengan harga murah atau menanggung kerugian akibat pembusukan. Dengan menguasai teknologi pengawetan yang tepat, pelaku usaha dapat menekan angka kehilangan hasil produksi (post-harvest losses). Hal ini tidak hanya menurunkan biaya operasional rata-rata, tetapi juga menciptakan efisiensi produksi yang memungkinkan margin keuntungan (profit margin) menjadi lebih tinggi saat produk dipasarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *